Masyarakat madani adalah masyarakat yang pernah diciptakan rasulullah waktu beliau dimadinah. Masyarakat ini mencerminkan sikap ketaatan yang kuat terhadap islam. Dan tidak hanya itu pertemuan-pertemuan ilmiah seringkali digelar meskipun tidak seperti sekarang. Ashabus Shuffah adalah nama majelis ilmi pertama kali yang pernah ada dimasjid nabawi. Dari majlis ini tumbuh dan berkembang para ilmuan-ilmuan islam yang paham tentang Al qur’an dan sunnah, sehingga menjadi cikal bakal lahirnya para ulama-ulama’ islam dalam berbagai disiplin ilmu.
Islam tidak pernah membedakan antara ilmu dan agama. Karena ilmu dan agama saling beriringan dalam islam dan saling melengkapi. Al Qur’an adalah salah satu contoh dimana tidak ada pembedaan antara ilmu agama dan ilmu umum. Kitab suci ini merupakan sumber dari segala ilmu bahkan ilmu kedokteran yang belum pernah ditemukan oleh manusia hingga abad modern ternyata telah dijelaskan dalam Al Qur’an. Seperti contohnya dijelaskan dalam al Qur’an bahwasannya gunung itu berjalan meskipun sangat lambat sekali, kemudian perihal siklus manusia didalam rahim wanita dari sel hingga berwujud bayi, dan juga perihal dunia planet dan matahari, sehingga menciptakan rotasi bumi dan revolusi bumi, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Pembedaan ilmu agama dan ilmu umum lahir pertama kali dieropa, disaat pemerintahan Kristen berkuasa. Banyak ilmuan yang dibakar dikarena argumennya bertentangan dengan ajaran gereja. Ilmuan yang paling terkenal dan menjadi sejarah kekejaman pemerintahan Kristen dibarat adalah Galileo Galilei. Ia mendeklarasikan penemuannya tentang perihal bumi yang berputar mengelilingi matahari. Dan ini bertentangan dengan doktrin gereja karena doktrin gereja mendeklarasikan sesuai dengan injil bahwasannya bumilah yang mengelilingi matahari. Ilmuan tersebut berulang kali dipanggil oleh pihak gereja untuk tidak lagi menyebarluaskan ajarannya sehingga tidak ada lagi orang yang menyangsikan tentang kesucian gereja.
Dari segi sejarah ilmu, hal ini merupakan abad yang paling menyedihkan bagi para ilmuan dan rentetan sejarah paling kejam bagi dunia Kristen. Institusi yang bernama inkuisisi adalah institusi dibawah kekuasaan gereja guna menumpas para heresy yang ada di eropa. Manusia yang tidak mau ikut Kristen akan disiksa hingga dibunuh. Dilain sisi ada juga orang-orang yang tidak mau masuk Kristen yang kemudian diusir dari eropa, sehingga banyak sekali pelarian dari sana yang hidup terlunta-lunta dinegara-negara sekitar eropa.
Ternyata setelah bertahun-tahun setelah kejadian tersebut, secara de facto pihak gereja salah besar tentang argumen yang mereka bangun yaitu bahwa matahari mengelilingi bumi. Dan sejak saat itu orang-orang di eropa banyak yang tidak percaya lagi dengan agama. Mereka anggap agama sebagai candu karena hanya bisa membatasi tetapi tidak bisa memberikan solusi banyak terhadap kehidupan. Bahkan ilmu pengetahuan yang banyak memberikan solusi kehidupan. Dan sampai sekarang, meskipun banyak gereja berdiri di Negara-negara eropa tetapi jarang dari penganutnya yang berangkat ke gereja. Dan jika kita lihat film telenofela, seolah setiap permasalah di adukan ke pendeta untuk minta solusi, padahal dalam kenyataannya banyak dari mereka yang lari ke tukang ramal. Sehingga menurut data yang ada jumlah dari tukang ramal disana lebih banyak daripada jumlah rohaniawan.
Semakin banyak orang yang tidak percaya dengan gereja menyebabkan agama dianggap menjadi tirani, dan kemudian wilayah agama berbah sebagai wilayah pribadi yang tidak dapat dicampuri oleh orang lain.
